Jam Sekarang
Tanggal
Salam Sapa :
Status Admin :
User : Online Users

Rabu, 02 Mei 2012

0 Catatan Dari Ziggy Marley : Marley The Movie

04.37 Under From Unknown
[ 0 Comment]

ziggy_250 2012 Februari : Berbahagialah keluarga dokumenter MARLEY film yang kita telah bekerja selama beberapa tahun sekarang telah ditayangkan di Festival Film Berlin. Jaga telinga dan mata terbuka segera Anda akan dapat melihatnya. Aku akan membuat Anda diposting sampai saat memeriksa artikel tentang film di sini .
 
2011 Juni : Melihat versi kasar dari baru dokumenter Bob Marley, Marley, dengan sutradara, Kevin MacDonald.
Ini adalah sangat emosional. Inilah film Bob paling pribadi ada orang yang akan pernah melihat. Anda akan menangis dan tersenyum.
Kevin MacDonald diarahkan "The Last King of Scotland" antara lain. Dia sangat baik.
Saya salah satu produsen, itu sedang dilakukan sebagai produksi bersama antara Shangrila Foto dan Gambar Tuff Gong. Tuff Gong adalah perusahaan keluarga kami, yang dimulai oleh ayah kami.
Saya berharap ini akan di bioskop mana-mana, itu semua tergantung apakah mereka menginginkannya. Saya yakin itu akan di bioskop tidak yakin apakah di mana-mana. Saya berharap demikian sekalipun. Jah bersedia.
Read More »

Minggu, 22 April 2012

0 Anniversary 10th IRC

11.03 Under From Unknown
[ 0 Comment]
Indonesia Reggae Community

IRC present :
"Anniversary 10th Indonesian Reggae Community"

MARAPU
BURGERTIME
... KURIPASAI
JOGJAMMING
RASTAMOF
PEACEPOT
FLY AWAY
============
HTM 7 Ribu Perak
============
Minggu, 22 April 2012
19.00-23.00 PM
Calipso Cafe, Purawisata
YOGYAKARTA


Sumber : Magic4rt Blog




ComScore
Read More »

0 Film Bob Marley Akan Segera Di Rilis

11.02 Under From Unknown
[ 0 Comment]

Film Dokumenter terbaru tentang Bob Marley akan segera keluar di bioskop Amerika Serikat pada 20 April 2012. 
Mengutip berita dari digitalspy, film yang disutradarai oleh Kevid Macdonald dan diproduseri oleh anak dari Bobo Marley, yaitu Ziggy Marley ini bercerita tentang kehidupan dari Bob Marley. Tidak hanya itu, film dokumenter ini berfokus kepada musik yang ditekuni oleh penyanyi sekaligus ikon musik reggae ini.

Magnolia telah memberikan hak kepada Amerika Serikat untuk film dokumenter ini, yang akan melakukan premier untuk dunia di Festival Film Berlin.Tidak hanya itu, Film yang mengangkat cerita dari ikon musik reggae itu akan ditayangkan juga di Amerika Utara pada Maret mendatang di SXSW music dan film festival


Walaupun musisi reggae Bob Marley telah meninggal lebih dari 30 tahun silam, tapi lagu-lagunya seperti Get Up, Stand Up dan Is This Love masih digemari dan terus didengarkan oleh penggemarnya di seluruh di dunia. 

Segala sesuatu yang terkait sang legenda, seperti buku atau dokumentasi lainnya, yang jumlahnya tidak terhitung, terus mengalir sampai sekarang.

Dan pada pekan-pekan ini, para penggemarnya kembali dimanjakan oleh 'kehadiran' Bob Marley, yang kali ini dalam bentuk film dokumenter.
Dihadiri ratusan penggemarnya yang memadati sebuah taman di ibukota Jamaika, Kingston, film dokumenter karya sutradara Kevin Macdonald itu diputar secara perdana, Kamis (19/04) kemarin.
Ini adalah filem dokumenter tentang Bob Marley yang pembuatannya melibatkan keluarga musisi reggae itu.
"Filem ini sangat menguras emosi dan begitu dalam... Bagaimana dia jatuh sakit, bagaimana dia kemudian bangkit dengan tekad dan kuatnya..."
Chris Blackwell, pemilik Island Records
Di tengah kerumunan penggemarnya, termasuk para pedagang kali lima, sosok Bob Marley -- yang dianggap sebagai pahlawan di tanah kelahirannya, Jamaika -- terasa hidup kembali, pada malam itu.
"Aku adalah sang petualang jiwa," teriak Bob Marley, yang terdengar dari potongan-potongan filemnya, menggetarkan para penonton yang seperti tersihir.
Sebagai hadiah untuk memperingati 50 tahun kemerdekaan Jamaika, panitia pemutaran filem tidak memungut biaya bagi warga kota Kingston untuk menonton langsung filem ini.
Dengan layar tancap, penggemar Bob Marley dari kalangan miskin dapat menikmati sosok sang idola sekaligus tokoh kesayangan warga negara itu di udara terbuka.
Sebuah karpet merah, hijau dan dipadu emas yang semula dihampar untuk penonton VIP, kemudian digulung kembali, karena dianggap melanggar kesucian warna Rastafari -- merah, hijau dan emas yang dilekatkan pada sosok Bob Marley.

Potret otentik

Meskipun film dokumenter ini menggambarkan perjalanan singkat Marley, yang meninggal akibat kanker pada usia 36 tahun (1981), film ini disebut-sebut lebih 'lengkap' ketimbang film-film tentang Marley sebelumnya.
"Anda belajar tentang pria yang musiknya didengar di mana-mana, Anda belajar bagaimana dia memulai hidupnya yang semula sulit, dan bagaimana dia memperlakukan orang lain secara murah hati, serta bagaimana dia seperti pria pada umumnya," kata Chris Blackwell, pemilik Island Records, yang ikut terlibat dalam membuat film ini.

Dalam filem ini, Bob Marley digambarkan lebih otentik.
"Filem ini sangat menguras emosi dan begitu dalam... Bagaimana dia jatuh sakit, bagaimana dia kemudian bangkit dengan tekad dan kuatnya..."
Bagaimanapun, sosok Marley membentang dan melampaui dunia musik yang didalaminya.
Hal ini terbukti sosoknya sekarang menjadi ikon global, di mana namanya dijual dalam bentuk beraneka, mulai topi, pakaian, sampai hiasan telepon seluler.
Jadi, apakah film dokumenter Marley ini akan mempertebal legenda dirinya serta menjadi komoditas ekonomi?
"Film Marley ini bukan untuk komoditas," kata Kevin Macdonald.
Menurut Kevin, filem ini sangat bertentangan dengan sosok Marley yang selama ini dikenal melalui gambar poster atau kaos.
"Ini film yang sangat pribadi dan intim. Kita mencoba untuk menjadikannya seperti potret yang otentik..."

Pahlawan nasional

Di Jamaika, tanah kelahiran Marley, telah ada permintaan agar Marley dijadikan pahlawan nasional, agar posisinya mirip dengan tokoh Jamaika lainnya yang berjuang melawan perbudakan dan kolonialisme.
"Bob Marley adalah salah satu manusia terbesar yang pernah hidup di bumi," kata Lisa Hanna, Menteri pemuda dan budaya Jamaika, di sela-sela pemutaran film itu.

Penggemarnya menuntut agar Marley dinobatkan menjadi pahlawan nasional.
Bukan rahasia lagi bahwa musisi reggae ini begitu dihormati.
"Dia adalah pahlawan bagi Jamaika", kata salah seorang penggemar, yang menghadiri acara itu. "Dan film ini membuktikannya."
"Film ini menunjukkan citra positif Marley di hadapan negara," kata yang lain.
Bob Marley dilahirkan di Saint Ann, Jamaika 6 Februari 1945. Dia meninggal dunia di Miami Florida pada 11 Mei 1981 dalam usia 36 tahun.
Hingga saat ini Bob Marley masih dianggap satu-satunya musisi papan atas dunia yang berasal dari negeri berkembang.

Magic4rt Blog





ComScore
Read More »

Sabtu, 14 April 2012

0 DAMIAN MARLEY JOINS "REGGAE 4 JAPAN" LINE-UP

00.56 Under From Unknown
[ 0 Comment]
Damian Marley


 Grammy Award-winning reggae artists Damian Marley has signed on to participate in the “Reggae 4 Japan” benefit concert.

The event, set to take place at York College Performing Arts Center in Queens, New York on June 5, will support the Japan Earthquake and Pacific Tsunami Relief Effort of the American Red Cross.

"Japan has always had a great amount of fans support Reggae music and culture through out the years" says Marley, son of reggae icon Bob Marley. "It's only right that we give forward to lend some support to Japan in this much needed time."

May 27, 2011 

www.reggae.com
ComScore
Read More »